Selasa, 05 Februari 2013

"CINTA BERSEMI DITEMPAT KOS"



 CINTA BERSEMI DITEMPAT KOS


            Pada bulan juli, 2 orang siswi TKJ dari SMK NEGERI 1 SUBOH dan 2 orang siswi dari SMK NEGERI 1 KLABANG mereka magang di KDS SITUBONDO. Sehabis pulang dari KDS.

Lastri              : “Duhh… capek banget  ya… (sambil tidur – tiduran)”
Astimah          : “Ya nih… kita langsung tidur saja yuk… (sambil ganti baju)”
Lastri              : “Ayok… tapi tunggu dulu, Putri sama Rida kemana ya? Kok belom pulang.
                          (bingung kefikiran temannya).”
Astimah          : “Gak tahu juga aku, mungkin mereka masih apel sama cowoknya.”
Lastri              : “Ya mungkin, tapi kalau mereka pulangnya kemaleman bisa-bisa mereka dimarahi ibu KOS. (cemas). ”
Astimah                      : “Ya moga saja ibu KOS bisa mengerti , sudahlah kita tidur saja. ”

          Tak lama kemudian Putri dan Rida datang, mereka berdua membawa camilan.

Putri                            : “Kalian belum tidur?(menyapa Lastri dan Astimah). Kebetulan kami bawa camilan nih… ngemil dulu yuk… (mengajak Lastri dan Astimah). ”
Rida                : “Ya nih kita berdua bawa camilan, ngemil dulu yuk… jangan tidur, sambil cerita-cerita. (membujuk Lastri dan Astimah yang hampir tidur). ”
Lastri                          : “Kalian dari mana saja? Kok tadi pulangnya tidak bareng, aku tadi cari-cari kalian tapi tidak ketemu, akhirnya kami pulang duluan deh… maaf  ya? (sambil senyum). ”
Rida                            : “Ya tidak apa-apa, justru kami yang minta maaf soalnya sudah bikin kalian cemas. Nih camilannya kalian pasti lagi pengen ngemil, ya kan??? (sambil memberikan camilan). ”
Astimah          : “Tahu saja kamu. Hehe terimakasih ya??? ”
Putri               : “Ya sama-sama… ”

          2 minggu kemudian TTM Astimah datang mejenguk Astimah tepatnya pada tanggal 15 Juli 2012 Malam Senin. Dia membawa seorang temannya  yang bernama Andre. Dan disaat itu pula Lastri lagi jomblo. Roni dan Andre menunggu Astimah didepan KDS, dan tak lama kemudian Astimahpun keluar dari KDS dan kebetulan juga Astimah dan Lastri kerjanya dari jam 08.00-16.00 WIB. Sedangkan Putri dan Rida kerjanya dari jam 13.00-22.00 WIB.

Astimah          : “Hey..! sudah lama nunggu ya??? (sambil menepuk bahu Roni)
Roni                            : (terkejut) lumayan…!!!
                        Kok lama sih? ”
Astimah          : “Ya maaf… soalnya kami masih belanja barusan. Ni Lastri beli baju…(sambil menunjuk Lastri). ”
Roni                : “Oh.. gitu ya… (sambil mengangguk-anggukkan kepala). ”
Astimah                      : “Ya gitu dah… Owh ya kita pulang dulu ya??? Soalnya capek nih… dari tadi muter-muter. ”
Roni                : “Boleh tidak aku sama teman aku mampir ke KOS-annya kamu??? (sambil tersenyum). ”
Astimah          : “ (terkejut). What? Memangnya mau ngapain??? ”
Roni                : “Ya pengen tahu tempat KOS-annya kamu. ”
Lastri              : “Sudah-sudah dibolehin saja. (menyela Astimah dan Roni yang sedang ngobrol).  Lagian tidak enak ngomong disini diliatin orang, kalau di KOS-an kan enak bisa sambil duduk dan disana juga ada ibu KOS biyar tidak timbul fitnah. ”
Andre                         : “Bener juga tuh kata teman kamu. (ikut-ikutan nyahut). ”
Astimah          : “Owh.. gitu ya.. ya sudah tapi jangan lama-lama ya??? ”
Roni                : “Ya… ya…”

          Kemudian Lastri, Astimah, Roni dan Andre menuju KOS-an bersama dan sesampai disana…..

Astimah          : “Ayok duduk didalam jangan diluar (sambil menunjukkan tempat duduk). ”
Roni                : “Ya, ayok dre kita masuk? (sambil mengajak Andre). ”
Andre                         : “Ya, ayok…”

          Roni dan Andre duduk diruang tamu, sedangkan Astimah dan Lastri ganti baju dikamarnya. Lastri bilang kepada Astimah bahwa Andre itu tampan. Dan tak lama kemudian setelah ganti baju Astimah keluar menemui Roni dan Andre. Mereka bercakap-cakap diruang tamu. Ditengah percakapan Andre ingat bahwa Astimah punya teman cewek  kemudian Andre menyela percakapan mereka berdua.

Andre                         : “Kalian kok bicara sendiri sih!!! (agak sedikit kesal). Teman kamu mana? (menanyakan kepada Astimah). ”
Astimah          : “Siapa??? Lastri maksudmu??? ”
Andre             : “Ya teman kamu tadi itu, panggilin dong…. Masak aku dijadikan obat nyamuk. (sedikit menyindir). ”
Astimah          : “Ya maaf… oke deh tak panggilin…”
                        Lastri…… Lastri….. keluar dong…..”
Lastri                          : “Ngapain aku keluar??? (sambil SMS-an dengan kakak kelas). ”
Astimah          : “Lho.. kok ngapain.. temenin Andre dong… ni dia maksa pengen kenal sama kamu katanya. ”
Lastri              : “Gak ah… entar ceweknya dia marah…  (sedikit menyindir). ”
Astimah          : “Sini dah… Andre tidak punya cewek. (meyakinkan Lastri). ”
Lastri              : “Mana ada cowok zaman sekarang yang gak punya cewek.
                        Ya disini gak punya cewek, tapi kalau dirumahnya ada. (menyindir Andre). ”
Astimah                      : “Ayok dah… (sambil menyeret Lastri). ”
Lastri              : “Aduh duh… sakit tanganku, pelan-pelan napa… (wajah memelas). ”
Astimah          : “Ya maaf??? Kamu sih.. gak cepat keluar. ”

          Andre bangun dari duduknya dan dia memegang tangan Lastri menyuruh Lastri duduk disampingnya.


Andre             : “Sini duduk dengan aku.( memegang tangan Lastri sampai ke kursi). ”
Lastri              : “Ya… sabar napa.. kaki aku sakit tahu.. kesandung ke meja nih. (agak cemberut). ”
Andre                         : “Ya maaf??? Jangan cemberut dong.. entar cantiknya hilang lho… senyum dong… (gombal). ”
Lastri                          : “Ya dah gak apa-apa. (sambil senyum). ”

          Astimah dan Roni bercakap-cakap, begitu juga dengan Lastri dan Andre. Lastri dan Andre sudah saling mengenal, ditengah percakapan Andre mengungkapkan isi hatinya kepada Lastri, karna Andre Jatuh Cinta pada pandangan pertama dan juga menghilangkan rasa galau karna baru putus dengan Mia.

Andre             : “Kamu mau tidak jadi ceweknya aku??? (sambil memegang tangan Lastri). ”
Lastri              :“(terkejut). Apa???!!! Tapi… kita kan baru kenal, itu terlalu singkat buat aku. ”
                       
          Astimah dan Roni ikut terkejut mendengar Andre menembak Lastri. Astimah menyela pembicaraan Lastri dan Andre.

Astimah          : “Kamu yang benar saja Andre ingin jadi cowoknya Lastri. Kamu jangan mempermainkan perasaan Lastri ya.  Aku tidak ingin lagi melihat Lastri menangis karna di khianati ataupun dijadikan pelampiasan. (emosi dan sedikit marah pada Andre). ”
Roni                : “Kalau kamu memang pengen jadi cowoknya Lastri, jangan sampai kamu menyakiti hati Lastri. (menyarankan kepada Andre). ”
Andre             : “Aku janji tidak akan menyakiti Lastri dan menerima Lastri apa adanya. (sambil memandang Lastri). Kamu mau kan jadi ceweknya aku????????? ”
Lastri              : “(Sangat bingung karna disaat itu Lastri masih belum bisa melupakan Sony).
                        Aku bingung banget harus jawab apa. Semua ini terlalu mendadak buat aku. ”
Andre             : “Apa lagi yang kamu bingungkan??? Aku akan selalu ada buat kamu. (meyakinkan Lastri dengan gombalnya).  Aku janji akan setia sama kamu.”
Lastri              : “Aku benar-benar bingung, (gugup). ”
                        Jujur aku masih belum bisa lupain Mas Sony. (berusaha jujur kepada Andre).
Andre             : “Belajarlah mencintai aku... dan lupakan Sony. ( memaksa Lastri).
Lastri              : “Baiklah aku terima kamu jadi cowok aku. Aku akan belajar mencintai kamu dan melupkan Mas Sony, dan aku harap kelak disaat aku cinta dan sayang sama kamu, kamu tidak mengecewakan aku dan tidak ninggalin aku. (dengan wajah tegang). ”

          Jam menunjukkan jam 22.00 WIB. Putri dan Rida datang kerja.

Putri                : “Eh Rida, siapa itu di dalam kok ada 2 orang cowok? ”
Rida                : “Paling cowoknya Astimah dan cowoknya Lastri. (mengintip). ”
Putri                : “Kita bikin mereka kaget yuk???? (Mengajak Rida).”
Rida                : “Ayok…….”
Putri & Rida   : “1…2…3… Duarrrrr……  ciye….. siapa tuh?????? Eghem…..”
Putri                : “Ya siapa tuh????? Eghem….”
Rida                : “Cowoknya ya????? ”
Lastri                          : “ (kaget) Ach… kalian ni.. bikin kaget kami saja…. Mereka berdua teman aku dan Astimah. ( berbohong). ”
Astimah          : “Ya mereka teman kami dari SMK…”
Putri                            : “Owh… tak kirain cowoknya…”
Rida                            : “Tak kirain cowoknya… hemmmm…”
Putri               : “Ya sudah kita ke kamar dulu capek mau tidur..( sambil kipas-kipas). ”
Lastri              : “Ya sudah sana…”
Andre             : “Mereka teman kamu??? (menanyakan kepada Lastri sambil memandang putri). ”
Lastri                          : “Ya, tapi mereka dari SMKN 1 KLABANG. Memangnya kenapa??? Baru saja kamu bilang gak akan nyakiti aku, tapi ada cewek lewat aja di pandangin.  (sambil menampar Andre). ”
Andre             : “Maaf??? Jangan salah faham dulu, aku gak kira khianati kamu kok. ”
Lastri              : “Sudah malam ni… kamu gak mau pulang??? Entar mama kamu khawatir sama kamu. Pulang ya????  (membujuk Andre). ”
Andre                         : “Hemmmm…. Ya dah… aku pulang… tapi kapan-kapan aku kesini lagi ya buat ketemu kamu. (muka sedih). ”
Lastri              : “Ya.. jangan sedih dong… kan ada lain waktu kita ketemu. (berusaha bikin Andre tidak sedih). Tapi awas ya kalau sampai mandangin temenku lagi. ”
Andre             : “Ya… ya gak akan kok. ”
Lastri              : “Ya sudah kalau begitu, tapi izin dulu sama orang tuanya kalau mau kesini lagi.(menasehati).”

          Lastri dan Astimah nganterin Andre dan Roni ke Jalan Raya. Andre dan Roni pulang ke rumahnya yaitu di Besuki. Andre dan Roni pulang dengah wajah gembira.

Lastri              : “Hati-hati dijalan jangan ngebut-ngebut. (cemas). ”
Andre                         : “Ya, kamu juga langsung tidur, jangan keluyuran dan jangan neko-neko disini. ”
Lastri              : “Ya, kamu juga. ”

          Semenjak itulah Lastri dan Andre menjalin hubungan. Sebelum Lastri berangkat kerja Andre selalu SMS  dan mengatakan jangan neko-neko disana dan hati-hati dijalan. 4 hari kemudian tepatnya tanggal 19 juli 2012 malam jum’at Roni dan Andre datang lagi ke tempat KOS. Dan pada saat itu Astimah dan Lastri baru selesai nyuci.

Astimah          : “Eh Lastri, sepertinya Roni dan Andre sudah sampai disini deh, itu di belakang seperti suara mereka.”
Lastri              :“(terkejut). Ach yang benar saja kamu Asti, huh aku dek-dekan ni,,, (gugup). ”
Astimah          : “Aku beneran, ni Roni SMS nyuruh keluar. ”
Lastri              : “Huffttt… sumpah hatiku dag-dig-dug. ”
Astimah          : “Sudah ayok kita suruh mereka masuk.( mengajak Lastri). ”
Lastri              : “Hemmm baiklah kalau begitu, ayok…”
                       
          Astimah dan Lastri menemui Roni dan Andre dan mereka menyuruh Lastri dan Roni masuk keruang tamu. Dan disana juga ada ibu KOS.

Astimah          :  “Ayok masuk, gak kira dimarahi kok, asalkan jangan berbuat yang macem-macem. (menyuruh Roni dan Andre). ”
Lastri              : “Ya silahkan masuk…”
Andre&Roni : “Ya.. kami masuk. ”

          Astimah, Roni dan Andre duduk di ruang tamu, sedangkan Lastri masih mondar-mandir menjemur pakain yang dia cuci.

Andre                         : “Kamu kok mondar-mandir??? Sini rah. . . (sedikit kesal). ”
Lastri                          : “Ya maaf… aku  barusan masih jemur baju, sudah liat sendiri barusan kan aku bawak cucian. (sama-sama marah). ”
Astimah          : “Sudah-sudah… baru ketemu saja kalian marahan, hemmmmm baikan dong…”
Andre             : “Maaf ya??? Aku terlanjur emosi… (memegang tangan Lastri). ”
Lastri              : “Ya sudah gak apa-apa, aku juga minta maaf mungkin aku kelamaan. (membalas ucapan Andre). ”

          Andre bercakap-cakap dengan Lastri, begitu juga dengan Roni bercakap-cakap dengan Astimah. Ditengah percakapan Lastri berbisik-bisik dengan Astimah dan dia membicarakan bahwa Astimah dan Lastri sedang lapar namun mereka menyembunyikan dari Roni dan juga Andre karna mereka tidak ingin bikin repot Roni dan Andre, akan tetapi Roni dan Andre curiga dan Andre menanyaka kepada Lastri, begitu juga Roni menanyakan kepada Astimah.

Andre                         : “Kamu bisik-bisik apa dengan Astimah??? (curiga), ”
Lastri              : “Gak kok… Cuma bahas masalah cucian tadi. (berbohong). ”
Roni                            : “Beneran???? (Roni tidak percaya karna dia mendengar perut Astimah dan Lastri berbunyi seperti lapar). ”
Astimah          : “Yang dibilang Lastri benar… (ikut berbohong). ”
Roni                : “Sudahlah kalian tidak usah berbohong, kalian berdua pasti lapar. ”
Andre                         : “Ya sudah beli nasi saja… ”
Putri                            : “(tiba-tiba muncul dan menyahut percakapan mereka ber-empat). Sini uangnya biyar aku dan Rida yang jalan beli nasinya, kalian tunggu disini saja.”
Rida                : “Ya biyar kami saja yang jalan beli nasinya. ”
Roni                : “Ya sudahlah kalau itu mau kalian, terimakasih ya sebelumnya??? (sambil memeberikan uang).”
Putri               : “Ya sama-sama…”

          Putri dan Rida jalan membeli nasi. Dan setelah selesai membeli nasi RIda dan putri balik ke KOS-an.

Rida                : “Ini nasinya, dimakan pas mumpung masih hanget, (menjolorkan nasinya). ”
Andre                         : “Ya terimakasih.. ”
Putri                : “Ya sama-sama…”
Lastri              : “Ayok kalian makan juga?? ”
Putri                : “Kami sudah kenyang. ”
Astimah          : “Ya sudah kita makan yuk??? ”
Roni                : “Ya… ayok…”

            Lastri, Andre, Roni dan Astimah makan bareng. Sedangkan Putri dan Rida tidur-tiduran dikamarnya sambil SMS-an dengan cowoknya.

Andre                         : “Sini tak suapin… (sambil menjolorkan sesendok nasi kepada Lastri). ”
Lastri              : “Jangan rach… malu sama Astimah dan Roni. (sambil tersenyum). ”
Andre                         : “Owh… ya sudah… tapi habisin ya… jangan sampai ada sisa. ”

          Ditengah asyik makan Astimah bercandain Lastri dan Andre.

Astimah          : “Kamu tahu gak dre??? Lastri sudah ngabisin uang Rp150.000,- lho selama 2 minggu. (sambil ketawa). ”
Andre             : “ (terkejut) apa??? ”
 Kamu sudah ngabisin uang Rp150.00,- selama 2 minggu??? (Andre langsung menjewer telinga Lastri). ”
Lastri              : “Aduh…. Sakit… Lepasin… (terhenti makan).
                                    Kamu jangan percaya sama Astimah, dia Cuma bercanda lihat saja itu Astimah ketawa. (sambil menunjuk Astimah).”
Astimah          :“ Lastri sudah tidak boros lagi semenjak pacaran sama kamu. Hehe aku Cuma bercanda tadi, sudah jangan jewer Lastri lagi, kasihan itu sakit. ”
Lastri              : “Lepasin koh… Sakit tahu… (memegang tangan Andre yang menjewer telinga Lastri). ”
Andre             : “Ya maaf??? Aku kira beneran. ( melepas telinga Lastri). Maaf ya???? ”
Lastri              : “Aku gak Moet makan dah.. aku kenyang dah. (cemberut). ”
Andre             : “Habisin.. kasihan orang tua kamu kerja buat makan kamu, jangan sampai ada sisa. Sini tak suapin..( mengambil nasi punya Lastri). ”
Lastri              : “Aku bisa makan sendiri, terimakasih. ”
Andre             : “Kamu masih marah sama aku??? ”
Lastri              : “Sudah lupakan saja yang tadi. (mencoba untuk ikhlas). Akan aku ingat selalu jeweran kamu agar aku tidak hidup boros. Begitu juga dengan kamu jangan sampai foya-foya dan jangan kecewakan orang tua kamu lagi. (menasehati). ”
Andre             : “Ya… aku akan ingat itu, aku menyesal dulu aku telah hidup foya-foya. (sedih dengan wajah yang menyesal). ”
Lastri              : “Menyesal boleh saja, tapi jangan hanya dimulut tapi buktikan, jadilah kamu anak yang berbakti pada orang tua. (menasehati). ”
Andre             : “Ya Sayang… terimakasih ya atas sarannya. ”
Lastri              : “Ya sama-sama Sayang…”


                         Jam sudah menunjukkan jm 23.00 WIB.  Orang yang punya tempat KOS akhirnya memberitahu bahwa jam sudah 23.00 WIB, akhirnya Andre dan Roni pulang. Akan tetapi sebelum mereka berdua pulang Andre marah kepada Lastri karena Lastri bercandain mantannya Andre yang bernama Fitrih. Lastri mencoba minta maaf tetapi tidak di dengarkan oleh Andre. Dan akhirnya Lastri pergi ke kamarnya dan dia menyesal karna telah bercandain Andre keterlaluan. Andrepun sadar bahwa Lastri hanyalah bercanda tadi.  Andre pamit pulang kepada Lastri, namun Lastri tidak keluar dari kamarnya dan dia menangis dikamarnya. Andre pulang dengan wajah sedih dan menyesal.
                        Sesampai dijalan Roni SMS pada Astimah dia memberitahu kalau Andre ngebut-ngebut gak karuan.  Astimahpun memberitahu kepada Lastri.

Astimah          : “Lastri… Andre ngebut ni katanya… mungkin dia merasa bersalah sama kamu. (dengan wajah sedih karna tidak tega melihat Lastri menangis) . ”
Lastri                          : “ (terkejut). Apa???? !!! yang benar saja kamu??? ”
Astimah          : “Ini Roni yang bilang sama aku. SMS sana ke Andre biyar pelan-pelan takutnya ada apa-apa sama mereka berdua. (wajah cemas). ”
Lastri              : “ (wajah bingung). Baiklah aku SMS Andre. ”

          Lastripun SMS pada Andre, dan akhirnya hubungan mereka kembali baik-baik saja. Namun 2 minggu kemudian Andre pamit kepada Lastri bahwa Andre dan keluarganya pergi ke Bali buat kerja. Lastri kaget akan semua itu, dia sering termenung sendiri, Astimah mencoba menghibur Lastri, akan tetapi Lastri senang hanya sesaat. Dan ditempat kerjanya yaitu di KDS Lastri pusing dan terjatuh dari kursi yang agak tinggi. Dan disaat itu pula Lastri minta izin untuk pulang duluan karna kondisinya kurang stabil dan tidak enak badan. Lastripun diantar memakai Mobil KDS ke tempat KOSnya. Lastri termenung sendirian dikamarnya sambil melihat foto Andre. Dan dia berkata.

Lastri              : “Kenapa Ya Allah???? Hamba hanya bertemu dua kali dengan Andre???
                                    Dan itupun hamba tengkar dengan dia dan tidak mengantarnya ke jalan raya lagi????? (menyesal, meratapi kesedihannya).”












Selama Bulan Puasa Lastri tidak bertemu lagi dengan Andre, namun mereka hanya behubungan di HP saja.  Andre berjanji kepada Lastri bahwa dia akan pulang sebelum malam Takbiran. Dan dia akan menjemput Lastri pada saat malam takbiran. Namun semua itu hanyalah sebatas janji karna Andre tidak tega meninggalkan orang tuanya kerja sendirian di Bali.
2 minggu kemudian Takbiranpun tiba. Saatnya bagi siswa-siswi yang magang di KDS SITUBONDO meninggalkan tempat itu dan pulang kepangkuhan orang tua masing-masing. Air mata membanjiri KDS SITUBONDO yaitu pada tanggal 18 Agustus 2012 malam minggu karena harus berpisah dengan teman-teman dan kakak-kakak yang lainnya.
Astimah dijemput oleh Roni sedangkan Lastri pulang naik Bus bersama teman-temannya yang dari SMK NEGERI 1 SUBOH jurusan AKUTANSI, TSM dan AP. Tidak terasa air mata Lastri membasahi wajahnya karena teringat Andre dan Keluarganya. Dan disaat itu pula Lastri SMS-an dengan Andre, dia memberi kabar kalau Lastri telah pulang dari Situbondo dan kembali kerumahnya. Andrepun menyuruh Lastri Tidur dan akhirnya Lastri tidur di BUS.
            Sesampai dirumah Lastri tidak bisa tidur dan akhirnya Lastri SMS kepada Andre dia memberi kabar kalau Lastri sudah sampai dirumahnya namun Lastri tidak bisa tidur karena Lastri sangat kangen kepada Andre.

Lastri                          : “ Aku sudah sampai dirumah dan rasa kangen aku kepada keluarga kini sudah terobati namun rasa kangen aku sama kamu masih belum terobati, kamu kapan pulang dan menemuiku??? (sambil menangis saat SMS Andre).”
Andre             : “(Andrepun membalasnya). Syukur alhamdulillah kalau sudah sampai dirumahnya. Sayang yang sabar ya… aku pasti pulang, aku juga kangen banget dan pengen cepat-cepat ketemu. Tapi aku masih nunggu waktu.”
Lastri              : “Ya sayang aku akan sabar, jaga kesehatanmu baik-baik disana dan jangan lupa sholat, do’a aku selalu menyertaimu.”  (tak kuat menahan air mata).
Andre             : “ Ya kamu juga baik-baik disana.”

Namun setelah 1 bulan setengah Lastri mempunyai konflik dengan Andre dan akhirnya mereka putus. Akan tetapi mereka kembali nyambung lagi. Hubungan mereka selalu dipenuhi pertengkaran dan juga rasa kangen yang tak tersampaikan. Hubungan mereka putus nyambung dan disaat putus lagi waktu itu di SMK NEGERI 1 SUBOH melaksanakan UTS1, nilai Lastri anjlok yang biasanya selalu masuk di tiga besar yaitu di rengking 1 kini Lastri malah ngenak rengking 4 dari 34 siswa dikelasnya. Semenjak itulah Andre dan Lastri tidak berhubungan lagi.  Andre menyuruh Lastri agar dia tidak mengganggunya lagi dan Andre juga mengatakan kalau dia Cinta dan Sayang Mia.  Hati Lastri sangat terpukul saat membaca SMS Andre.





4 Bulan kemudian Lastri mendengar kabar dari Astimah bahwa Andre telah pulang dari Bali yaitu tepatnya pada tanggal 21 November 2012 hari Rabu. Dan disaat itu pula Lastri telah putus dengan Andre. Lastri berharap bahwa dia bisa bertemu lagi dengan Andre. Dan pada tanggal 27 November 2012 hari Selasa Andre menghubungi Lastri lagi, Lastri bingung harus senang ataupun sedih karna dia takut kalau Andre menghubungi Lastri hanya sesaat. Lastri dan Andre kembali berhubungan namun Lastri tidak mengerti akan status hubungan mereka, seperti “Menjalin Hubungan Tanpa Status.” Tanggal 28 Novemer 2012 Lastri mampir kerumahnya Andre tetapi Lastri tidak duduk karna Lastri mau berangkat sekolah. Pada saat Lastri bertemu dengan Andre tangan Lastri diolesi Oli sama Andre, jadi kenangan ditangan deh.
 Pada tanggal 2 Desember 2012 hari minggu Andre menyuruh Lastri datang kerumahnya. Andre SMS kepada Lastri.

Andre                         : “Katanya mau kerumah??? Aku kan semalam bilang  nyuruh kamu kerumah aku.”
Lastri              : “Ya aku kerumah kamu, tapi kamu kan masih belum pulang dari Probolinggo.”
Andre             : “Tunggu dirumah dah… Ambil hati orang tua aku sana. (menyuruh Lastri).”
Lastri              : “Tapi aku malu yang mau kerumah kamu kalau kamu tidak ada dirumahnya. Aku tunggu kamu pulang dulu ya?? Baru aku mau jalan kerumah kamu pas.”
Andre             : “Kalau tidak mau nunggu aku ya sudah tidak usah kerumah aku sekalian.(menggertak Lastri).”
Lastri              : “Ya sudah aku kerumah kamu sekarang, tapi kamu pulng jam berapa dari proling???”
Andre             : “ Jam 2 aku pulang dari sini, tunggu dirumah dah.”
Lastri              : “ Baiklah tapi kamu jangan lama-lama ya???
Andre             : “Ya… ya…”
                        Sehabis sholat dzuhur Lastri berangkat kerumah Andre, Lastri minta anter kepada kakaknya yang bernama Ahmad. Lastri menunggu Andre dirumah Andre. Dan disana Lastri ditemani sama mbaknya Andre yang bernama Rika, dan Lastri juga ditemani adiknya Andre yang bernama Ria Catur Nurmala Sari dan juga ditemani oleh keponakannya yang bernama Rafael Yusril Reka Mahendra.
Ria                  : “Mbak sekolah dimana??? Kelas berapa???”
Lastri              : “Mbak sekolah di SMK NEGERI 1 SUBOH dan kelas XI TKJ.”
Ria                  : “Itu tadi siapa yang nganterin mbak kesini??”
Lastri              : “ Owh… itu kakaknya mbak.”
Ria                  : “Owh… mbak pacaran???”
Lastri              : “(terkejut dan bingung karna Lastri juga tidak mengerti hubungan Lastri dengan Andre). Mbak gak pacaran dik.”
Ria                  : “ Kenapa mbak???”
Lastri              : “Ya karna gak ada yang bisa merebut hatinya mbak.” (berkata dalam hati) Hanya Andre lah dik yang bisa merebut hatinya mbak dan tak bisa mbak melupakan Masnya adik.”
Ria                  : “Owh… gitu ya mbak. Mbak sudah lama kenal sama Mas Andre???”
Lastri              : “Mbak kenal sama Masnya adik sejak bulan Juli 2012.”
Ria                  : “ Kenal dimana mbak???”
Lastri              : “(aku jawab lengkap saja dah biyar tidak berkali-kali jawab). Hemmmmmm… kenal di Situbondo dik, waktu Masnya adik ikut temannya yang bernama Roni, terus mbak kenalan dengan Masnya adik.”
Ria                  : “ Owh… gitu ya mbak…”
Lastri              : “ Ya adik…..”

          Jam menunjukkan 16.00 WIB dan Andre datang, kemudian Andre menghampiri Lastri.

Ria                   : “Ni Mas Andre datang dah mbak..”
Lastri              : “ Ya dik..”
Andre                         : “ Sudah lama disini???(menanyakan kepada Lastri).”
Lastri                          : “4 jam aku nungguin kamu disini.” (sangat senang karna telah bertemu dengan Andre lagi).”
Andre             : “ FBnya aku buka…” (menyuruh Lastri).”
Lastri              : “Itu masih dipakai adik kamu. (Sambil menunjuk Ria).”
Andre             : “ Bilang tidak punya FB ni… Awas pacaran kamu. Sana dik keluar. (menyuruh Ria keluar).”
Ria                  : “ Ngak rah mas. (menolak).”
           
          Andrepun buka FBnya yang baru dan dia juga lihat-lihat FB mantannya sambil memberitahu kepada Lastri. Tanpa dia ketahui sebenarnya Lastri cemburu tapi dia diam saja dan menahan semua itu. Saat Masnya Andre bilang kalau Andre pernah kedatangan tamu yang bernama Desi. 

Andre                         : “Beneran ni di HP aku gak ada yang namanya Desi, Mas Aga Cuma bohongan. (memperliatkan Kontak HPnya meyakinkan Lastri).”
Lastri              : “Gak tau aku, itukan urusanmu bukan urasanku. (cemberut).”
Andre             : “ Jangan suka marah.(sambil mencubit pipi kiri Lastri).
Lastri              : “ Aduh… lepasin sakit… (memegang tangan Andre yang mencubit pipi Lastri).
Andre             : “ Biyarin salahnya siapa gak percaya.(sambil Online).”

Setelah Andre buka FB, dia mengajak Lastri jalan-jalan dihalaman rumahnya. Dan tak lama kemudian kakak Lastri datang dan mengajak pulang. Akhirnya Lastri pamit pulang kepada orang tua dan mbakx Andre.
 Dan beberapa hari kemudian Lastri tengkar dengan Andre dan mereka sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi. Dan disaat itu pula muncul seseorang yang bernama Intan ternyata Intan itu adalah Mia mantan kekasih Andre. Intan maksa ingin tahu hubungan Lastri dengan Andre dan bahkan dia mengira kalau Lastri balikan dengan Andre, tanpa dia ketahui bahwa Lastri telah tidak punya hubungan lagi dengan Andre. Karna ke egoisan yang menyelimuti hubungan Lastri dengan Andre akhirnya mereka terpisahkan lagi oleh waktu. Namun Intan kini telah salah faham terhadap Lastri karna dia mengira kalau Lastri telah menjelek-jelekkan Intan pada teman Lastri, padahal semua itu tidak benar. Intan masih tetap membahas Andre padahal Intan telah berpacaran dengan Hoirul Badri teman sekelas Lastri begitu juga dengan Lastri, dia berkeinginan terbebas dari Cinta yang begitu menyakitkan dan penuh kepalsuan karna Lastri tahu bahwa Lastri hanyalah dijadikan pelampiasan oleh Andre.

 bahkan Intan mengatakan kepada Lastri di SMS dan Facebook
Intan               : “..jgan prnahh kw bwa mzlach nii k tmen"muuuu, jk kw Emank tk Slachh,
..Aq gg prnah nylain Org ,tpii jk Sseorg Mnylahin Aq, clmanyaa mzlaah tu gg kn Prnahh Brkhirr dihudpqu... jdii buat kmuuu lw emnk gg Cukak maa Aquu ,ilAng Depn quuu jgan Jdii MUNAFIK..”

Lastri              : “bknx qw mw bwk" tmnQw... qw c5 xuruh Badri FanzGanjha agr dy xurh amoe bwt ngapuz no qw… qw mw nxk 5 amoe. . .klwpun qw xlahin amoe... 5ng qw xlahin g5n? lgn cp yg gk zka 5 amoe... qw c5 gk zka z amoe bhaz Andre lg dgn qw... qw mw lpaen dy... jd tlong gk uzh bhaz Andre lg dgn qw... klo mw bhaz Andre bhaz dgn tmnMoe z...gk uzh dgn qw... kn ze5lem qw udach ngrim zmzx Andre yg trakhir k qw pz amoe nxk... 5zak cieh amoe gk ngrti izi dr zmzx Andre i2...
klo amoe 5ch kurng jlz dgn zmz i2... qw cndr z ezt yg ngzik tw klo qw udach GAK ADA HUBUNGAN pa" lg dgn Andre... kn qw td udach zempt blng 5 amoe klo qw udach 5lez yg mw ngeladenin amoe... krn yg d bhaz Andre trz...
pz wk2 dy zmz dlwn k qw...
qw jg gk ngrti hbungan status qw 5 Andre pa... jd gk uzh bhaz Andre lg dgnQw...
Intan                           : “ehhhh..mank qmu sukk dgn Aday Aquu nphaa qmuu Ngjlek"in aquu ktmen" qmuuu... Qmuu ngjlek"inn ktmenmuu Brrtii qmyu tuch GG cukak maa qu Kannn????”
Lastri              :“heyy...qw gk prnh ngejlek"in amoe each...5ng qw kurng krja'an pa ngjelek"in amoe… (Lastri membalasnya karna Intan telah berbusuk sangka terhadap Lastri).”

                        Status pertama selesai dan Intan menandai statusnya lagi ke teman-temannya dan Lastri. Statusnya masih sama yaitu masalah Andre.

Intan               :“..kamuuu Penghancurrr Segalanyaaa. Jngann kamuu Aggap Udachh Brkhirrr, and jngan Brhrapp kmuuu Tenag..#CEMUn”
Lastri              : “pnghancur zgalax... rzax... qw gk prnh ngncurin pa" dech... n qw gk ngraza 2... klwpn hbungan przwdaraan amoe n Andre kacau bkn gra" qw donk... mngkn 2 dach wk2x... lgn qw gk da uruzan lg 5 Andre... dy each dy... qw each qw...”

          Beberapa hari kemudian pada tanggal 11 Desember 2012 malam Rabu adiknya Andre SMS kosong kepada Lastri dan Lastri membalasnya.

Lastri              : “ Ada apa dik??? (namun ternyata dia bukanlah Ria melainkan Andre).”
Andre                         : “ Lagi apa kamu???”
          Lastri kaget dan bingung mau di balas atau tidak dan pada akhirnya dia membalas SMS itu karna Andre SMS terus agar SMS dia dib alas oleh Lastri.

Lastri                          : “Perbaiki hubungan persaudaraan kamu sama Intan. Aku tidak mau dibilang peghancur dalam hidupnya.  Itu saja yang mau aku bilang, selebihnya aku minta maaf jika kehadiranku telah merusak hubungan kalian. Lebih baik kita tidak usah berhubungan lagi, itu juga atas ke mau-an kamu kan… (wajah sedih karna terpaksa harus bilang yang tidak semestinya Lastri katakan karna sebenarnya Lastri masih mencintai dan menyayangi Andre).”

                        Saat Lastri membalas SMS Andre, Andre tidak membalasnya lagi.  






“Sekian terimakasih drama Cinta Bersemi ditempat KOS. Apabila terjadi kesalahan dalam drama dan kata yang kurang berkenan saya mohon maaf sebesar-besarnya.”
***Wabillahitaufik Walhidayah Wassalamu’alaikum Wr.Wb***







                        “KISAH NYATA”

Karya : Lastri Ira Ningsih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar